Secerca Harapan dalam Kesendirian


Di riuh gemuruh zaman, ku menyediri
Ku bercakap dengan diriku sendiri
Tiada ku kenal siapa pun kecuali diriku
Semua orang bertopeng palsu

Tidak juga penjual gorengan di seberang sana
Senyumnya hanya untuk menyenangkan pelanggannya
Tidak juga senyum kasir itu
Dia tersenyum karena kerjanya begitu

Siapa yang dapat kuharapkan
Dalam kesendirian
Dalam kesunyian

Yang sepi menyelimuti
Yang hening sampai bening
Yang melupakan dan dilupakan

Komentar

  1. Simpel, tapi mengena. Ya, memang jaman sekarang susah banget sih untuk menemukan sahabat yang benar-benar "asli", ga pake topeng. Gua perantauan juga menemukan bermacam-macam orang. Ada yang cuma baik kalau ada maunya, ada yang di depan baik tapi di belakang nusuk, dan lain sebagainya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul Kev
      kadang sedikit teman yang berkualitas itu lebih baik daripada banyak namun hanya sekedar kenal

      Hapus

Poskan Komentar