Kalaulah Bukan Karena Cinta

Kalaulah bukan karena cinta.
Lalu, untuk apa mengagumimu.
Kalaulah bukan karena cinta.
Lalu, untuk apa memperjuangkanmu.
Kalaulah bukan karena cinta.
Lalu, untuk apa memimpikanmu.

Cinta.
Selalu indah saat kubayangkan.
Selalu renyah saat kubincangkan.
Selalu enak saat kurasakan.

Namun,
Terkadang cinta membawa tangis.
Entah tangis suka bercampur duka.
Atau sebalik.

Jika cinta adalah aku.
Maka aku bukanlah cinta.
Karena boleh saja cinta mencintaiku.
Namun, aku tidak mau mengaku.

Kalaulah bukan karena cinta.
Lalu, untuk apa menuliskanmu.

John Terro, 18 Agustus 2016.
Dalam Kesenduan Cinta.

Komentar

Poskan Komentar